Apakah Wisata Borobudur Sudah Dibuka? Ini Dia 3 Informasi Pentingya

PTMJS-Berkunjung ke daerah Magelang, Jawa Tengah akan kurang rasanya jika tak mampir ke Candi Borobudur. Namun, apakah wisata Borobudur sudah dibuka? 

Tempat-tempat wisata semenjak pandemi memang banyak yang ditutup demi meminimalisir penyebaran virus. Namun, pasca pandemi ini sejumlah wisata telah resmi dibuka. 

Termasuk dengan Candi Borobudur, meski tetap mematuhi protokol kesehatan dan juga syarat dan peraturan baru yang harus dipatuhi pengunjung. Apasajakah syarat dan Ketentuan baru tersebut?

Apakah Wisata Borobudur Sudah Dibuka? Cek Syarat dan Ketentuan Barunya Disini

salah satu sudut bangunan candi borobudur (shutterstock)
salah satu sudut bangunan candi borobudur (shutterstock)

Seperti dikutip PTMJS.co.id, kawasan wisata Borobudur telah resmi dibuka dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut.

  • Pengunjung wajib telah vaksin minimal dosis pertama jika akan memasuki area wisata ini.
  • Anak-anak boleh memasuki area candi jika orangtua juga telah melaksanakan vaksin
  • Wajib mematuhi protokol kesehatan
  • Mengunduh aplikasi Peduli Lindungi di ponsel Anda
  • Maksimal kunjungan hanya sampai pelataran candi, karena belum bisa naik menuju atas candi
  • Bagi rombongan pelajar maupun mahasiswa dibatasi minimal 20 orang
  • Serta membawa surat pengantar dari sekolah maupun kampus yang bersangkutan

Jam Buka Candi Borobudur

Wisatawan bisa datang berkunjung ke candi ini setiap hari. Mulai dari pagi hingga sore hari. Dengan jam operasional 06.30 sampai 16.30 WIB.

Informasi Harga Tiket

Untuk menjawab pertanyaan apakah Wisata Borobudur sudah dibuka, berikut informasi harga tiket yang bisa dibeli ketika berkunjung kesana.

Harga tiket masuk berkisar antara Rp25 ribuan hingga Rp75 ribuan. Candi ini beralamat lengkap di Jalan Badrawati, Komplek wisata Candi Borobudur, Kota Magelang, Jawa Tengah, Indonesia, kode pos 56553

Sekilas Tentang Borobudur

Candi Borobudur merupakan salah satu warisan budaya yang populer di Nusantara. Candi ini bukan melulu tumpukan batu warisan nenek moyang saja, namun memberikan khasanah kebudayaan yang tak ternilai harganya bagi Indonesia.

Share To

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *