Manisan Pepaya Berasal Dari Daerah Mana dan Bagaimana Cara Pembuatannya, Pengen Coba? Wajib Simak!

PTMJS – Membahas soal makanan, apalagi yang namanya camilan, seakan tidak ada habisnya, termasuk dengan manisan pepaya berasal dari daerah yang rasanya enak. 

Kini juga semakin banyak hadir inovasi camilan kekinian yang tentunya enak dan lezat.

Meski camilan terus berevolusi, manisan tetap memiliki cita rasa khas tersendiri. Tapi, tahukah Anda manisan pepaya berasal dari daerah mana?

Sebab kini manisan pepaya ini mudah ditemukan di daerah mana saja. Selain menyegarkan, manisan pepaya ini juga menyehatkan.

Mungkin cara membuatnya yang mudah itulah yang menjadikan banyak kuliner penjaja manisan pepaya ini.

Manisan Pepaya Berasal Dari Daerah Mana dan Cara Membuatnya

manisan pepaya berasal dari daerah mana
ternyata manisan pepaya berasal dari daerah yang banyak menghasilkan pepaya

Tahukan Anda, manisan pepaya berasal dari daerah mana? Ternyata olahan manisan yang enak ini merupakan makanan asal daerah Moga kota Pemalang.

Namun jika Anda memiliki waktu luang, bisa mencoba untuk membuatnya loh. Berikut adalah cara serta bahan apa saja yang harus disiapkan untuk membuat manisan pepaya.

  1. Siapkan buah pepaya yang mengkal
  2. Gula pasir
  3. Air
  4. Kapur sirih

Pertama adalah dengan mengupas pepaya dengan bersih dan jangan lupa untuk mencucinya.

Cuci dengan bersih ya, karena getah pepaya ini bisa menimbulkan rasa pahit.

Buah pepaya yang akan digunakan untuk membuat manisan ini adalah buah pepaya yang tidak terlalu masak atau biasa disebut mengkal.

Supaya nanti ketika dimasak tidak hancur. Masak buah pepaya tersebut setengah matang saja.

Tambahkan gula dan garam, baru tes rasanya. Jika sudah pas matikan kompor dan tunggu hingga manisan tersebut dingin.

Campurkan kapur sirih secukupnya dan diamkan manisan pepaya kurang lebih semalam dalam wadah yang tertutup.

Barulah besoknya, manisan pepaya siap untuk disantap. Manisa papaya ini  isa dimakan dengan sambal rujak atau dengan garam yang dicampur dengan cabai bubuk.

Namun bisa juga dimakan langsung tanpa menggunakan pelengkap.

Halaman: 1 2
Selanjutnya
Share:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *